Tuesday, January 6, 2009

Mungkinkah?


Sepertinya aku jatuh cinta..
Aku mulai merindukannya, merindukan senyumnya dan ceria suaranya
Aku jadi menginginkannya, ku ingin dia disini temani diri jalani waktuku.
Aku sekarang tak bisa hilangkan bayangannya dari dalam otak dan hatiku, seakan dia ada di tiap tempat aku berdiri.

Aku belum yakin ini cinta, meski tlah kurasakan pertanda-pertanda cinta menghampiriku.
Aku takut, takut bukan dia orangnya dan skali lagi aku akan terluka.

Mungkinkah kali ini cinta atau hanya sesaat sama seperti dulu.

Di luar hujan, pertanda apa ini.?
Apa kali ini takdir berpihak pada hatiku?
Entah lah, mungkin hujan kan dapat memberikan semua jawab dari tiap galauku.

Belum teryakinkan diriku.
Rasa ini menggangguku.

Sent from my phone using trutap


Mereka, Aku, dan Dia

Kata mereka, dia tlah pergi dan percuma ku menunggu.
Kata mereka, aku bodoh karena membiarkan dia pergi.
Kata mereka, aku munafik karena ku katakan ku bisa mengikhlaskan dirinya untuk bersama yang lain.

Mereka tak salah, mereka hanya tak mengerti.
Aku membiarkan dia pergi karena ku mau dia bahagia walau tak bersamaku.
Aku mengikhlaskan cintaku karena ku tak ingin dia terus membohongi hatinya yang bukan untukku.
Aku menunggunya bukan untuk membuktikan aku lebih baik tapi,
aku menunggunya karena ku percaya jika dia takdirku maka dia akan berada disisiku.

Saturday, January 3, 2009

Sekali lagi


Sudah cukup bagiku, telah sampai aku, di batasku.
Waktu sudah tak mau lagi membantuku.
Jikaku tak beranjak maka, waktu kan meninggalkanku dan berjalan tanpa diriku.

Cukup bagiku dalam penantianku.
Sekali lagi cinta tak memihak diriku.
Sekali lagi aku menyakiti diriku dengan mengharapmu.
Dan sekali lagi, nasib mempermainkan hatiku.

Kau tak datang, dan akupun sekali lagi harus terluka.
Kau tak disana, dan akupun sekali lagi menyerah.
Kau memilih bersamanya, dan akupun tak ingin sekali lagi membohongi duniaku.

Cukup, dan cukup bagiku.
Tak perlu sedu sedan itu, tersia-sia jika ku menangisi diriku.
Kau kan tetap memilihnya dan kan selalu menunggunya.
Sedangkan aku sekali lagi harus pergi membawa lentera waktu dan tak kan pernah kembali.

Adios

Sent from my phone using trutap


Friday, January 2, 2009

Tidur


Aku tak bisa tidur, dari kemarin aku terjaga.
Tidur buatku adalah keharusan, oleh karena itu tak bisa tidur membuat jiwaku tersiksa.
Tidur membantu ku menghilang sejenak dari dunia, meninggalkan kenyataan.
Kadang aku bermimpi, mimpi yg tak bermakna.

Tak seperti biasanya aku tak bisa tidur.
Seperti ada yg kutunggu tapi ku tak tau apa.
Aku takut jika ku terlelap dia kan pergi.

Aku sebal, masih tak bisa tidur juga, dan hal yg kutunggu tak kunjung datang.

Sent from my phone using trutap


Bisakah?


Tanpa terasa ku menunggumu,
menanti kehadiranmu di tiap hariku.
Kau mungkin tak kan pernah mengerti kenapa aku mengharapmu karena tak ada alasan buatku tuk mengikuti jejakmu.

Selama ini ku disini, sendiri. Tak kuharap ada yang kan menemaniku tapi entah kenapa kau datang dan ku ingin kau tak pergi.
Bisakah kau temaniku, bersamaku lalui hariku?
Meskipun ku terbiasa berjalan tanpa teman, ku tak mengerti kenapa kamu yang ku mau disisiku.
Aku memang tak sempurna, tapi bisakah kau tetap tinggal disini, bersamaku?

Sent from my phone using trutap


Thursday, January 1, 2009

Aku Bersama Hidupku


Hidup bagiku adalah proses. Menjadi dewasa dan bertambah tua seiring berjalannya waktu.
Teman dan sahabat datang kemudian pergi.
Kebahagian serta tawa yg ku sebarkan ke dunia.
Aku tak pernah membagi kesedihanku dengan mereka.
Aku tak ingin mereka terganggu dengan tangisku, kubiarkan lukaku mengering dengan sendirinya.
Aku terbiasa menjalani hidupku dengan caraku, berjalan di setapak garis dunia.
Biarpun lelah ku tak ingin mereka mengetahuinya.
Aku bersama hidupku dapat berjalan tanpa harus membagi dukaku ke yang lain.
Penting bagiku membuat mereka tak sadari jikaku menangis. Ku seka air mataku dengan senyum terkembang.
Kututupi lukaku dengan tawa dan ceria.
Luka dan air mataku hanya milikku, dan ku tak ingin dunia melihatnya.

Aku rasa tindakanku ini benar meski mungkin salah.
Aku hanya ingin dunia mengerti dan jangan kau menghakimiku dengan pilihanku.
Inilah caraku menjalani hidupku.

Sent from my phone using trutap


Tuhan, Aku dan Kamu


Aku mungkin sangat berdosa karena telah lelah berdoa.
Ku tau Tuhan mendengarku, tapi ku tak tau apa Tuhan menjawab doaku.
Dulu, aku sangat berharap tentang kamu tapi, kupikir jawaban Tuhan adalah tidak.
Kemarin, ku tak lagi berdoa tentang kamu, dan kurasa Tuhan pun diam.
Aku tak tau apa yg Tuhan simpan untukku, dan memang seharusnya ku tak boleh mempertanyakan Tuhan dan doa-doaku.
Tapi, kini ketika ku mencoba melangkahkan kaki, menghapus bayanganmu dan mencari penggantimu.
Tuhan mengajak ku bermain dengan mengirim kabar tentang kamu kepadaku lagi.

Mungkin aku berdosa, karena ku tak tau harus bersyukur atau marah dengan apa yg Tuhan takdirkan untukku.
Karena setiap hal tentangmu bisa membuatku kembali menunggumu.


Sent from my phone using trutap