Sunday, June 10, 2012

The Embryo of SingleLogic


Beberapa posting saya di dalam tumblr,,
Kadang cukup hanya dengan 100 - 200 karakter untuk ungkapkan apa yang kamu rasakan.. Thats why i named my Tumblr SingleLogic as the Embryo.
Berkungjunglah yaaa...

Ketika ini kamu mencintai diriku yang ada di mimpimu, dan saat kau terbangun aku akan hilang dan kembali pada kenyataan„ Kau ingin kembali tidur #merah

Saturday, June 9, 2012

Begitu Saja......

Begitu banyak hal yang terjadi

Banyak hal yang aku dan kamu tak ketahui, setiap hari selalu ada hal baru yang kita temui, bahkan saking banyaknya belum ada satu manusia yg bisa menjawab semua pertanyaan itu.
Kenapa manusia memerlukan oksigen, padahal di luar angkasa sana banyak planet yg bisa ditinggali oleh manusia jika oksigen tidak diperlukan.


Pertanyaan yg sulit untuk dijawab seperti kenapa aku mencintaimu kamu mencintai dia, atau kamu mencintai aku yang mencintai dia. Kenapa dia memilih kamu dari pada aku, atau aku yang memilih dia dari pada kamu. Kenapa dia menyakiti aku juga kamu. Kenapa tidak ada aku dan kamu saat ini.

Apa mungkin yg membuat Jakarta macet adalah penduduknya sendiri.
Kita sendiri yg membuat banjir datang dengan membuang sampah sembarangan serta melupakan penghijauan.
Apa yg membuat kita selalu berdebat tanpa kata sepakat. Peristiwa apa yg pernah kita lalui hingga tak pernah ada yang mau mengalah untuk menang, diam untuk didengar, Memaafkan tanpa amarah.

Kamu lebih memilih pergi, saat aku tak dapat menggapai tanganmu. Aku yang tak bisa buatmu tinggal.
Begitu saja, seakan tak pernah ada KITA dalam ingatan.

Begitu saja, semudah end chat.
Begitu saja....

Persinggungan jalan sudah kita lewati, memisah di persimpangan lainnya, tujuan kita pernah sama namun kembali  berbeda. Kita pernah luar biasa dan kembali menjadi biasa. Bersinggung dengan lainnya.
Sempat kah goyah, bukan kehilangan arah sejenak berdiam untuk mendoakan jalan kita menuju arah yg tak akan disesali.

Mengenang cerita saat kamu bermimpi dan aku berkhayal, kita pernah disana membaca bintang, tertawa bersama matahari dan bernyanyi nina bobo bersama bulan.
Kita bisa menikmati sepiring nasi goreng, berdiri lama menunggu kehadiran satu sama lain, mencari bahan obrolan yang mungkin akan kita sukai.  Hal biasa tapi menjadi luar biasa karena ada kita.

Mengenang sekelebat cerita yg baru disadari maknanya saat melewatkannya.

Perubahan kah yg kita alami?

Aku tidak bisa jadi sama, tapi tak juga berbeda meski kamu tak terlihat lagi.
Mungkin saja bukan kamu yg tak terlihat tapi aku yang pergi menjauh.

Entahlah, aku tak mampu lagi mengetik namamu dan mencoba menelpon, karena aku bisa saja mengganggumu. Padahal menyapamu merupakan keharusan bagiku saat itu. Mendengar suaramu berjam-jam dalam malamku merupakan mantra tidur yg membangunkan pagiku.
Semudah itu saja hilang, saat kau tak lagi menjawab suaraku yg teredam oleh riuhnya dunia. Dan kemudian tak ada lagi kita.

Lucu sekali aku merindukanmu saat waktu tlah lama berlalu, bahkan tak ada kata perpisahan sama sekali.Kehilangan dan mempunyai,

saat ini kita sudah menyudahi sebuah cerita, Setelah berakhirnya dengan titik di akhir kalimat.

Begitulah ada banyak hal terjadi dan kita tak sadari.

Friday, June 8, 2012

Aku Tak Seindah Itu

kau akan selalu membandingkan aku yang ada di pikiran mu dengan aku yang nyata„
hanya saja aku tak seindah itu.. #merah

Kesekian kalinya khayalan memutar kan skema imajinasi  yang terus dan terus membuat mu sulit untuk membuka mata, Nyanyian pagi tidak dapat membangunkanmu seakan mendayu-dayu untuk terus mengajak mu bermimpi.

Janganlah terlalu berlebihan, Aku tak pernah seindah mimpimu.
Setelahnya kamu begitu sulit untuk pilah siapa yang sebenarnya kau kenali, Aku disini atau Aku yang di pikiranmu.
Hingga saat kamu terbangun dan berjalan menapaki kenyataan, bayangan ku menjadi kerikil-kerikil tajam yang menyakiti kakimu. Tapi saat kembali kau menyapa malam, aku akan menjadi penghias mimpimu.
Sedianya kamu akan tetap memaksa menjadikan Aku sebagai pengisi mimpimu, kesepian yang sepintas lalu ku ceritakan telah kau terjemahkan menjadi kisah panjang tak berarah.

Aku tak seindah itu,
Mungkin karena kisah yang kau rasakan sama menjadi benalu pengikat nasib kita,
memiliki dan kehilangan memang dapat menceritakan kisah yang sama.
tapi Aku tak seindah itu..

Aku tak seindah itu..
Aku terdiam saat kau menceritakan kisahmu, kamu bisa sangat marah, berteriak, terluka dan mencakar dunia tapi bukan pelukanku yang kau butuhkan.
Aku terdiam saat kau tertawa, menari-nari dan berdansa dengan angin karena bukan ucapan selamat yang ingin kau dengar.
Aku terdiam saat kau terhukum, menyesali kesalahan yang kau buatmu rapuh, takut dan terpojok karena bukan motivasi dari ku yang kau inginkan.

Aku yang terdiam lah yang kau butuhkan, inginkan dan itu adalah Aku di mimpimu.

Karena...
Aku yang nyata adalah aku yang tak mengenalmu,
Aku yang nyata adalah aku yang mendengar kisahmu sambil lalu,
Aku yang nyata adalah aku yang mencakar dunia ketika ku marah,
Aku yang nyata adalah aku yang menari bersama angin saat kebahagian menghampiriku,
Aku yang nyata adalah aku yang menyakitimu dan bukan mencintaimu.

Bangunlah sayang,, satu hal yang akhirnya aku sadari tentangmu
Begitulah caramu, Mencintai dalam Khayalan...

Monday, April 30, 2012

#janjisehidupsemati

Terucapkan sebentuk kalimat
"Tuhan, ketika nanti tiba waktuku, Mohon biarkanlah dia ikut serta, setelah kami menjalani hidup berpuluh tahun bersama, aku tak ingin meninggalkan dia atau dia yang meninggalkan aku. Biarkanlah kami menjalani kehidupan abadi bersama dan selamanya."

Sebentuk Janji yang terikrarkan berpuluh tahun lalu, dua manusia cucu adam dan hawa saat ini berada dalam masa menunggu dijemput oleh maut. Ketika sang dinda terbaring lemah tak berdaya, disamping kasur putih berongga besi, sang kanda bersujud terbata-bata menasbihkan asma Tuhan yang maha esa dan sebentuk janji mereka.
Sebulir air mata terjatuh dari balik mata keriput sang Dinda, meski raga tak mampu mengaminkan doa, di dalam hati tetap menasbihkan asma Tuhan dan sebentuk janji "Aku tak ingin meninggalkan dia Tuhan, Jika memang waktuku datang, bawalah dia bersamaku Tuhan."

Tuhan belum memberikan jawabannya, sampai saat ini mereka berdua masih berdoa dalam diam. Meminta dan bersujud dengan kekuatan yang masih tersisa dalam tubuh renta. Ikrar janji berpuluh tahun. Janji Sehidup Semati.

"Till Death do Us A Part"

Thursday, March 29, 2012

Dare to Grow



GROWING OLD..
sebuah kata yang ditakutkan oleh para produk kecantikan,, semuanya berlomba kasi alasan kenapa Tua adalah menakutkan, Tua adalah keterpurukan..

Menjadi Tua..

Bukan tua yang menakutkan, tapi kesendirian yang mengakibatkannya takut. Bukan tua yang menakutkan, tapi kesalahan yang membuatnya terpuruk.

Ada saatnya kita harus memikirkan akan jadi apa kita saat tua, ketika saat itu tubuh mulai renta, ketika saat itu dunia menjadi begitu besar dan waktu terasa cepat berlalu.


Kesendirian dapat membuat proses Tua menjadi menakutkan, ketika tidak ada orang lain untuk berbagi cerita, saat semua yang kita kenal satu demi satu menjadi nama dan kenangan.


Seorang teman pernah berkata ;  

Jangan sibuk kerja jadinya ga sadar klo ga ada orang yang akan benar-benar perhatian, Hidup ini selalu seimbang sehingga jangan mikirin apa yang orang bisa kasih tapi apa yang kamu bisa berikan.
Klo selamanya tidak membuka diri, bagaimana ada orang yang akan bisa melengkapi karena kamu akan selalu tertutup. Mundur selangkah agar dia bisa mengejarmu dan kalian akan bisa bahagia bersama.
Temukan kekurangan dirimu, lengkapilah dengan seseorang tapi kamu harus siap juga dengan kekurangannya, dan hal itulah yang akan kamu lengkapi dengan kelebihanmu.
Setiap kali ngobrol ama dia emang paling PR, selalu kena sentil..

Ketika sendiri saya akan mengulang memori di segala hal, mengenang cinta, menyesali salah, mengobati luka, menyemangati asa, merindukan suka.

Sendiri memang bukan pilihan saat menjalani Tua, hanya saja saat ini saya belum memiliki pilihan untuk memandang masa depan saya saat menjalaninya nanti. karena kadang kala Kesendirian pula alasan kalian/mereka mempertahankan duka, 

Saya ingin sekali menjalani Tua tanpa ada penyesalan. Ketika tidak ada kebahagiaan dalam hidup karena mungkin saja kita salah memilih teman dalam menjalani Tua. Penyesalan yang akan menggerogoti semangat, memudarkan tawa dan membawa sengsara. Hanya tidak ingin mengulangi kesalahan yang dibuat mereka, mencoba menjadi lebih bijak dengan air mata mereka. 
Saya tertawa sendiri, kadang-kadang saya ini terlalu idealis bahkan untuk diri saya sendiri dengan menjadikan pengalaman orang lain sebagai pijakan rapuh untuk berdiri.
"Ada saat aku menginginkan untuk membagi kebahagian bersama kamu. Hanya dengan kamu. Aku rasa kamu sedang merasa bahagia sekarang bersama dia, kamu tidak membutuhkan kebahagianku bukan?"


Well, menjadi Tua adalah keharusan tapi bersama siapa dan bagaimana menjalaninya adalah pilihan kawand,,klo mau ikutin tips salah satu dari kalian, tutup mata dan berfikirlah tentang bagaimana kalian akan Tua nanti, dan masih menutup mata menolehlah ke sampingmu akan ada seseorang dan orang itu yang diinginkan oleh Hatimu untuk menjalani Tua bersama.
Tips yang saya praktekan (saat ini) dan Pria yang disebelah saya Mukanya Blurr, penuh pixel.. (Pasti tua nanti saya lagi ga pake kacamata).


Siap kah kalian menghadapi Tua? Bersiaplah...


Friday, March 9, 2012

He couldn't be the One

Pernahkan ngalamin kita janjian sama orang terus kita datangnya lebih duluan trus musti nunggu, apalagi klo yang ditunggu itu datangnya telat, rasanya pasti nyebelin banget apalagi alasannya jalanan macet.

well, menunggu itu emang ga enak. mungkin karena ga enak itu juga, banyak orang yang lebih baik datang terlambat dari pada musti nunggu  ya kan, bisa jadi inilah cikal bakal kebiasaan "jam karet" di masyarakat Indonesia.

kebiasaan yang bertolak belakang sama kebiasaan orang-orang barat sana. Mereka klo janjian lebih suka untuk datang duluan.

Karena ini singlelogic, blognya penulis single jadi musti diarahin ke situasi single, klo musti bahas kebiasaan masyarakat apalagi klo udah nyinggung kemacetan, maka kalian lebih  baik visit blog sebelah aja. okeh,, 

Siapa yang berada dalam posisi menunggu saat ini??

sebagai manusia saya mulai menyadari klo cinta sejati itu bisa saja tidak akan pernah terjadi di kehidupan saya yang fana ini, setelah terlalu banyak mencecoki kepala dengan pangeran berkuda putih dan cerita happy ending in never after era. Saya selama ini bisa dibilang menunggu, menunggu si pangeran itu lah.
setelah penantian yang panjang, saat ini saya sampai pada "F word" kemana tuh sih pangeran, bahkan doi ga ngirim kacungnya buat ngasi tau klo dia terlambat, atau bisa jadi mati di jalan.
secara saya ga punya pin bb atau nomor telepon si pangeran itu jadi akhirnya berkesimpulan pada satu pemikiran klo dia ga dateng. #intermezzo

Saya berhenti untuk menunggu cinta sejati, karena kemungkinan untuk menemukannya juga sangat kecil, dari 7 milyar manusia di Dunia, dan sebanyak + 241 juta orang berada di Indonesia lalu jika di telusuri maka jumlah pria di seluruh Indonesia itu 119 juta, trus yang tinggal di Jakarta + 4, 8 juta pria dan yang berumur 20-40 tahun dan bekerja ada 2,7 juta pria dan belum tahu apakah mereka sudah menikah, berpindah kelamin, atau menyukai sesama.
Bisa dibayangin bagaimana persaingan yang akan terjadi disitu, ketika semua wanita dan (lelaki) akan berebutan di piring yang sama. apalagi klo saya punya beberapa kriteria untuk si cinta sejati itu,,
perbandingannya bakal signifikan dan tiba-tiba jadi males ngitung yaakk.

Semua yang berhubungan dengan cinta sejai itu hanyalah ekspektasi, yang menurut saya tidak sederhana. Akan tiba nanti saya harus menikah mungkin di umur 26 tahun, entah siapa dan bagaimana orang itu tidak jadi masalah. hanya saja kemungkinan  klo dia adalah cinta sejati sebaiknya dihapus dari sekarang.
Toh menurut saya, cinta itu hanyalah salah satu syarat saja dari sebuah pernikahan. banyak ticklish yang musti dipenuhi kan. banyak juga pasangan yang tidak saling mencintai tapi memiliki kehidupan pernikahan, bisa jadi karena persahabatan, kebiasaan dan banyak lagi kompromi-kompromi yang bisa dilakukan dan tidak melibatkan cinta.

Pernikahan itu sendiri menurut saya adalah bentuk kompromi, yang paling hakiki pastilah kompromi kita sama Tuhan yaitu kegiatan seksual, entah itu karena dosa dan kompromi (ideal) untuk setia pada satu orang saja selama hidup kita. bahkan ada juga yang tetap mempertahankan pernikahan karena kompromi kan. Lagipula setelah saya cari-cari di dalam kitab, Tuhan ga pernah mengharuskan hambanya untuk menikahi orang yang dia cintai, Tuhan menyuruh hambanya yang sudah cukup umur untuk menjalani pernikahan karena itu yang dilakukan oleh manusia sebelumnya dan menikah itu salah satu bentuk ibadah. dengan demikian Tuhan juga berkompromi kan sama hambanya.
Bukan sebuah pemberontakan terhadap apa yang selama ini saya alami, karena Saya memang belum mengalami apa-apa. ini hanya salah satu bentuk observasi yang selama 7 tahun ini dilakukan (22 tahun).

Beruntunglah buat kalian yang sudah merasa menemukan dan mungkin menikahi cinta sejatinya, dan berbanggalah buat kalian yang saat ini bersama orang yang kalian tidak cintai tapi kalian pacari atau nikahi.

dan bagi kalian yang seperti saya; single. kita tidak harus menunggu kok, kita tidak harus juga terburu-buru. kita hanya perlu menjalani apa yang kita yakini saja. karena hidup ini terlalu adil untuk kita curangi. :D

Tuesday, February 21, 2012

Surat yang tak pernah dikirim

just because we cant be together doesnt mean i dont love you - Blair GG

Aku tau suatu saat kamu pasti meminta ku untuk menuliskan surat untukmu.

Hanya saja permintaanmu tak akan pernah terealisasi, karena aku menulisnya tanpa kau pinta.

Lagi-lagi aku tertawa.. :D
setiap cerita yang terurai bisa kita jadikan alasan untuk tertawa,
menertawakan dunia, menertawakan kita.

Aku tau kamu pernah sedih,
Aku tau kamu lelah, mungkin juga penat.
hanya saja aku tak bisa menjadi seseorang yang akan kuatkan mu.
Kesombongan dan egois satu sisi karena akan terlalu banyak duka jika kita memikirkannya.

Kita bisa tertawa dalam duka, kamu bisa ceritakan luka kepadaku.
Namun kita tak mungkin menangis dalam suka, karena aku tetap kan tertawa meski aku terluka.
Eksistensi kita hanya dapat dilihat melalui layar, kamu disana dan aku disini.
kapan kamu bosan?
Suatu hari nanti kita akan bosan m, entah nantinya siapa yang memulai untuk menyudahi segala bentuk komunikasi yang bersuara melalui ketikan keypad. Tak ada ucapan selamat tinggal, tanpa ada tatapan mata, hanya ada "d" menjadi "r" atau hanya ":)"
Saat itu mungkin sudah terjadi, sudah tak ada pembahasan. terputus saja ketika tak ada lagi yang diperbincangkan. sampai disitu saja.

mungkin kamu benar, aku hanya kesepian.
berpindah dari satu ruang ke ruang lain. ketika bosan datang, aku bisa pergi begitu saja, mencari ke"baru"an di ruang lain.
mungkin kamu benar, menjalani hidup untuk terbiasa.
menghargai apa yang sudah kamu miliki, tanpa ingin mencoba kemungkinan lain, karena kamu tak ingin ada yang tertinggalkan, tersakiti atau penyesalan karena mencoba.

mungkin kamu benar, tapi aku tak bisa menikmati bosan seperti caramu menghargai bosan.
yah, mungkin saja kamu selalu benar m, aku terlalu lama berjalan sendiri dan menertawakan hidupku.

Sudah sore m, saat ini tak ada lagi kita dalam riuhnya ibukota.

aku pulang dulu.. (klik send)
:) (klik send)


(end chat)